Minggon Pemcam Pagaden Barat di Subang Bahas Pencegahan DBD

PASUNDANEKSPRES.ID – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Pagaden Barat mulai merencanakan jadwal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bagi desa-desa se-Kecamatan Pagaden Barat. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan minggon yang digelar di aula kecamatan dan dihadiri para kader, UPTD, serta PKH, Selasa (18/1/2026).
Camat Pagaden Barat, Dadi Iskandar, menyampaikan bahwa sejumlah agenda dibahas dalam minggon tersebut, di antaranya penjadwalan Musrenbang desa yang rencananya akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis (20/1/2026).
Menurutnya, perencanaan pembangunan merupakan kewajiban setiap institusi pemerintahan. Melalui Musrenbangdes, dibahas porsi alokasi anggaran desa untuk satu tahun anggaran.
“Musrenbangdes tahun ini merupakan perencanaan pembangunan untuk tahun 2027 mendatang, sedangkan pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun ini merupakan hasil keputusan Musrenbangdes tahun 2025 lalu,” kata Dadi kepada Pasundan Ekspres.
Selain Musrenbang desa, minggon juga membahas persoalan kesehatan lingkungan. Gejala demam berdarah dengue (DBD) dinilai masih perlu diwaspadai dan menjadi prioritas pencegahan di masyarakat agar penyebarannya tidak meluas.
Oleh karena itu, pihaknya melalui para kepala desa mengimbau warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri dengan membersihkan lingkungan serta menerapkan 3M Plus, yakni menguras bak mandi, menutup genangan air, dan mengubur barang bekas.
Menurutnya, langkah 3M Plus merupakan cara paling efisien dan efektif. Sementara itu, fogging hanya membasmi nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk berkembang di genangan air jernih seperti bak mandi atau kolam.
“Langkah 3M Plus paling efektif dan efisien untuk mencegah penyebaran nyamuk DBD,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Balingbing, Casdi, yang juga Ketua DPK Apdesi Pagaden Barat, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan Musrenbangdes. Menurutnya, Musrenbangdes merupakan media musyawarah bagi masyarakat desa untuk menyampaikan usulan agar dapat masuk ke dalam draf rencana pembangunan tahun 2027 mendatang. (dan/ded)
