Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemcam Legonkulon di Subang Rintis Kampung Batik Mayangan, Angkat Potensi Laut dan Mangrove Jadi Motif

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede
|06:51 WIB
Bagikan:
Pemcam Legonkulon di Subang Rintis Kampung Batik Mayangan, Angkat Potensi Laut dan Mangrove Jadi Motif
Sekcam Legonkulon Ida Erlinda (Pakaian Dinas) didampingi Ketua PHRi Subang Ratna Bambang (Pakai Batik Nanas Kuning) bersama masyarakat saat melihat praktek batik.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Pemerintah Kecamatan Legonkulon bersama Desa Mayangan merintis lahirnya Kampung Batik dengan menggandeng Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Subang serta Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB).

Sosialisasi program digelar Rabu (1/10/2025) dan dihadiri langsung pengurus YBJB, Ketua PHRI Subang Hj. Ratna Bambang, Sekcam Legonkulon Ida Erlinda, serta jajaran perangkat Desa Mayangan. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Sekcam Legonkulon, Ida Erlinda, menjelaskan Desa Mayangan dipilih karena memiliki potensi alam pesisir yang bisa diangkat menjadi motif batik khas.

“Kampung Batik ini mengangkat motif mangrove, ikan, dan kekayaan laut lainnya. Hal ini akan menjadi ciri khas batik pesisir Mayangan yang berbeda dengan daerah lain,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Menurut Ida, program ini tidak hanya melestarikan budaya, tapi juga mendorong subsektor fashion sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat, terutama kaum perempuan. “Produk batik diharapkan memberi nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat identitas desa,” tambahnya.

Selain pemberdayaan ekonomi, hadirnya Batik Mayangan diyakini bisa memperkaya destinasi wisata Pantura Subang. Keberadaannya melengkapi daya tarik Pantai Pondok Bali dan Pulau Burung, sehingga wisatawan tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga seni dan budaya.

Dalam kegiatan sosialisasi, masyarakat juga diajak praktik membatik langsung bersama para ahli Subang. Antusiasme tampak dari kalangan ibu-ibu yang menilai keterampilan membatik bisa menjadi peluang usaha baru.

Dengan dukungan lintas pihak, Ida optimistis Mayangan mampu berkembang menjadi sentra batik pesisir yang berdaya saing.

“Program ini bukan hanya tentang melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Legonkulon,” pungkasnya.(znl/ded)

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga55 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle56 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu