Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penganiaya Warga di Pamanukan Diancam 12 Tahun Penjara

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|12:23 WIB
Bagikan:
Penganiaya Warga di Pamanukan Diancam 12 Tahun Penjara
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono didampingi Kasatreskrim Polres Subang saat melakukan konferensi pers kasus penganiayaan di Kecamatan Pamanukan dan menunjukan barang bukti. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES.

PASUNDANEKSPRES.ID - 3 pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang warga di Dusun Kedunggede, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, dijerat dengan Pasal 170 ayat (3) KUHP tentang Pengeroyokan yang Mengakibatkan Kematian, dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, dalam konferensi pers di Mapolres Subang, Selasa (7/10/2025), menyampaikan hasil pengungkapan kasus yang sempat menggegerkan masyarakat setempat.

“Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/10/2025) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban bernama Herna (66), seorang buruh harian lepas, ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tertelungkup di ruang tamu rumahnya,” terangnya.

Sebelumnya, kata Dony, korban sempat menegur tiga pelaku yang tengah mencari seseorang bernama Rendi dan membuat keributan di sekitar lokasi dalam keadaan mabuk akibat minuman keras.

“Teguran tersebut memicu kemarahan para pelaku, yang kemudian melempari korban dan rumahnya menggunakan batu, bambu, serta balok kayu,” kata AKBP Dony.

Dia menjelaskan, hasil visum menunjukkan korban mengalami luka lebam pada hidung, bibir atas bagian dalam, serta pelipis kanan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Dua pelaku berinisial DS dan MA ditangkap di rumahnya di Kampung Kedunggede, Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan. Sementara pelaku lainnya, EK, sempat melarikan diri namun akhirnya diringkus di Pos Ojek Dusun Haurkoneng, Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang.

“Ketiganya diketahui bekerja sebagai pengamen jalanan. Dari tangan pelaku, kami (polisi) mengamankan barang bukti berupa batu dan bambu yang digunakan untuk menganiaya korban,” jelasnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan segala bentuk tindak pidana di lingkungan masing-masing kepada aparat terdekat. Polres Subang berkomitmen menjaga rasa aman, damai, dan tertib di tengah masyarakat. Setiap bentuk kekerasan akan kami tindak secara profesional dan transparan,” tuturnya.

Dia menyebut, tidak ada ruang bagi kekerasan dan tindakan brutal dalam bentuk apa pun di wilayah hukum Polres Subang.

“Setiap tindakan kriminal akan kami tindak secara cepat, tegas, dan terukur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup AKBP Dony. (cdp)

Berita Terbaru

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Menteri PPPA Tegaskan Pembalut Bukan Barang Mewah, Desakan PPN 0 Persen Menguat

Nasional42 menit lalu
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Pesta Narkoba yang Libatkan 3 Anggota DPRD Gerindra

Nasional1 jam lalu
Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Sungai Cikalintu Kembali Jebol, Warga Bandung di Hantui Banjir

Jawa Barat1 jam lalu
Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Polri Buka Suara Soal Penggeledahan di Ponpes Sukoharjo: Murni Penegakan Hukum, Bukan Stigmatisasi

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Anjlok Paling Dalam Hari Ini

Nasional1 jam lalu
Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Pembuatan Akta Gratis dari Pemerintah? Simak Program PTSL 2026, Syarat, Biaya dan Cara Mengurus Sertifikat Tanah!

Nasional1 jam lalu
Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Ramai Seruan Boikot Raffi Ahmad di Media Sosial, Ini Kronologi Lengkapnya

Nasional1 jam lalu
KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

KDM Siapkan Jaminan Pendidikan bagi 1.000 Anak Jabar untuk Kuliah di ITB

Jawa Barat1 jam lalu
Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Saham GOTO Menguat ke Rp24, Laba Rp441 Miliar dan Buyback Picu Optimisme Investor

Nasional1 jam lalu
Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Dari Hunian Terjangkau Menuju Kota yang Hidup, HWB Purwakarta Mulai Serah Terima 1.500 Unit

Purwakarta2 jam lalu