Reynaldy Dicecar 105 Pertanyaan Penyidik Satreskrim Polres Subang: Saya Saksi Pelaporan Pak Heri Sopandi

PASUNDANEKSPRES.ID -Usai menjalani pemeriksaan panjang di Polres Subang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengungkapkan dirinya dicecar 105 pertanyaan oleh penyidik.
“105 pertanyaan,” ujarnya kepada awak media seusai selesai diperiksa penyidik.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut mencakup berbagai hal yang selama ini menjadi bahan pemberitaan maupun spekulasi publik.
“Ya jadi yang selama ini berkembang dan saya datang ke sini sebagai saksi dari pelaporan Pak Heri Sopandi,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik dijawab secara detail dan apa adanya.
“Ya tadi banyak pertanyaan ke kami, dan kami jelaskan semuanya secara terperinci sesuai dengan apa yang kami rasakan,” ungkapnya.
Reynaldy juga menyinggung pentingnya membedakan kritik dan fitnah dalam pemberitaan maupun opini publik.
“Kalau memang saya secara pribadi menyampaikan juga bahwa hari ini saya datang ke sini sebagai saksi dan saya ingin menyampaikan bahwa produk jurnalis dan lain-lain bedakan mana yang namanya kritik, mana yang namanya fitnah,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa tuduhan yang selama ini diarahkan kepadanya tidak memiliki dasar apa pun.
“Sehingga saya datang ke sini untuk menjelaskan bahwa selama ini apa yang dituduhkan ke saya pribadi itu sama sekali tidak ada, sama sekali tidak terbukti. Dan mungkin bisa dicek ke seluruh OPD apakah ada yang diperintahkan ini itu,” tuturnya.
Selain itu, Reynaldy juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat Kabupaten Subang agar tidak terpengaruh isu-isu yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.
“Kepada masyarakat Kabupaten Subang saya mengimbau, saya menyampaikan, yuk bareng-bareng. Saya ini sedang membangun Kabupaten Subang,” kata Reynaldy.
Ia menyebut, polemik dan tuduhan yang tidak berdasar justru berpotensi menghambat tugas dan pelayanan pemerintah daerah.
“Sehingga saya mohon doanya agar masyarakat juga mendukung, jangan sampai hal-hal seperti ini malah mengganggu roda pemerintahan Kabupaten Subang,” ucapnya.
Reynaldy juga memberikan peringatan tegas kepada pihak yang diduga terus menyebarkan fitnah.
“Mohon jadi catatan, saya secara pribadi bukan sebagai bupati menyampaikan, bagi pihak yang masih menggoreng-goreng ini, membuat fitnah… ingat, kritik itu saya terbuka, kebijakan apa pun saya terbuka. Tapi ketika menyangkut fitnah, dalam waktu dekat tidak menutup kemungkinan saya akan mengambil langkah hukum,” tegasnya.
Ia mengakui bahwa isu-isu tersebut sangat mengganggu aktivitasnya sebagai kepala daerah.
“Secara pribadi saya ini sangat terganggu. Harusnya saya bisa mengontrol jalan-jalan, mengontrol sekolah-sekolah, penyerapan anggaran, dan lain-lain, terganggu dengan hal seperti ini,” ungkapnya.
Reynaldy meminta dukungan publik atas langkah yang sedang ia tempuh untuk memperbaiki dan meningkatkan tata kelola pemerintahan.
“Maka dari itu saya mohon doa ke masyarakat. Hari ini saya sedang berikhtiar, berjuang untuk memberantas masalah-masalah yang ada di Kabupaten Subang,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, dirinya mengetahui pihak-pihak yang memicu kegaduhan ini.
“Kita sama-sama tahu yang membuat ini ramai siapa-siapa saja,” pungkasnya. (cdp)
