Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tambang Ilegal di Pagaden Barat Disebut Beroperasi di Area Sawah Produktif

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|18:00 WIB
Bagikan:
Tambang Ilegal di Pagaden Barat Disebut Beroperasi di Area Sawah Produktif
Tambang Ilegal di Pagaden Barat Disebut Beroperasi di Area Sawah Produktif

PASUNDAN EKSPRES.ID - Kerusakan ekosistem akibat tambang ilegal di Pagaden Barat menjadi perhatian publik setelah video percakapan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi viral di media sosial pada Senin (25/5/2026). Dalam video tersebut, muncul pembahasan mengenai penggunaan lahan sawah di sejumlah desa di Kecamatan Pagaden Barat untuk aktivitas penggalian tanah.

Kasus tambang ilegal di Pagaden Barat dinilai mengkhawatirkan karena lokasi yang disebut dalam video berada di kawasan pertanian produktif seperti Desa Margahayu, Desa Bendungan, dan Desa Munjul.

Area Tambang Ilegal di Pagaden Barat

Dalam unggahan channel KDM, Kang Dedi Mulyadi tampak menanyakan langsung status area penggalian yang berada di wilayah Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat.

“Oke. Sekarang yang bendungan arealnya areal apa?” tanya Kang Dedi Mulyadi pada Senin (25/5/2026).

Pertanyaan itu kemudian dijawab oleh salah satu pria yang mengaku area tambang ilegal di Pagaden Barat tersebut merupakan lahan sawah.

“Sawah. Sawah semua,” jawab pria tersebut.

Pembahasan mengenai sawah yang dijadikan area tambang ilegal di Pagaden Barat langsung memicu perhatian masyarakat. Banyak warga menilai aktivitas penggalian tanah di lahan pertanian dapat merusak struktur tanah, mengganggu sistem irigasi, hingga mengancam produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Dalam video itu, aktivitas tambang ilegal di Pagaden Barat disebut berlangsung di beberapa desa dengan total area mencapai sekitar 11 hektare. Desa Margahayu kecamatan Pagaden barat disebut memiliki area penggalian sekitar tiga hektare.

Berita Terbaru

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang33 menit lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang53 menit lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional1 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang2 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional2 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional2 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat3 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional3 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional4 jam lalu