Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tega Kubur Bayi Sendiri, Perempuan Usia 19 Tahun di Subang jadi Tersangka

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|14:48 WIB
Bagikan:
Tega Kubur Bayi Sendiri, Perempuan Usia 19 Tahun di Subang jadi Tersangka
Kasatreskrim Polres Subang, AKP Muhammad Imam Fadhi.

SUBANG - Satreskrim Polres Subang menetapkan seorang perempuan usia 19 tahun di Subang, berinisial J, sebagai tersangka dalam kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang dikuburkan di Dusun Kelep, Desa Rancadaka, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Senin (13/7/2026) lalu.

Kasus yang sempat menggegerkan warga tersebut mulai menemui titik terang setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polres Subang, AKP Muhammad Imam Fadhi mengungkapkan,  berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku menguburkan bayi yang baru dilahirkannya karena panik dan takut diketahui keluarga maupun warga telah melahirkan di luar pernikahan.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku panik dan takut karena melahirkan tanpa memiliki suami,” ungkap AKP Muhammad Imam Fadhi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, bayi tersebut merupakan hasil hubungan tersangka dengan seorang pria yang hingga kini masih dalam pencarian polisi. Pria yang diduga merupakan ayah biologis bayi akan dimintai keterangan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut.

"Dalam keterangannya kepada penyidik, J mengaku mengira bayinya telah meninggal dunia karena tidak mengeluarkan tangisan saat dilahirkan. Dengan anggapan tersebut, ia kemudian menguburkan bayi tersebut," terang Imam.

Sementara itu, hasil autopsi yang dilakukan terhadap jasad bayi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami penyebab pasti kematian bayi sekaligus mengumpulkan alat bukti guna memastikan seluruh kronologi kejadian.

“Proses penyidikan masih berlangsung, termasuk melakukan pendalaman terhadap penyebab kematian bayi serta mencari dan memeriksa pria yang diduga sebagai ayah biologisnya,” kata AKP Imam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 460 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. (cdp)

Berita Terbaru

Lirik Lagunya Catchy Banget hingga Nuansa Shooting Pesona Tropis,  Intip Kolaborasi no na x Shopee 11.11 Big Sale

Lirik Lagunya Catchy Banget hingga Nuansa Shooting Pesona Tropis, Intip Kolaborasi no na x Shopee 11.11 Big Sale

Nasional1 jam lalu
“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

Headline1 jam lalu
BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang12 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang13 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini15 jam lalu
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle15 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle16 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional17 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga17 jam lalu