Warga Semua Usia Bisa Periksa Tanpa Biaya, Dinkes Subang Genjot Cek Kesehatan Gratis

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinkes Subang terus menggenjot pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh wilayah Kabupaten Subang sebagai tindak lanjut program Pemerintah Pusat.
Program ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi seluruh masyarakat dari berbagai kelompok usia dengan tujuan mendeteksi penyakit sejak dini dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Dwinan, mengatakan Program Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan preventif yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, program tersebut menjadi hadiah ulang tahun dari Pemerintah Pusat bagi setiap warga negara yang dapat dimanfaatkan setiap tahun.
"CKG adalah program pemeriksaan kesehatan dari Pemerintah Pusat yang diberikan sebagai hadiah ulang tahun bagi seluruh warga. Layanan ini bertujuan untuk mendeteksi penyakit secara dini. Bisa diakses satu tahun sekali di Puskesmas atau melalui layanan jemput bola di sekolah," ujarnya kepada Pasundan Ekspres pada Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan CKG menyasar seluruh kelompok usia berdasarkan siklus kehidupan. Sasaran tersebut meliputi bayi baru lahir usia dua hari, balita dan anak prasekolah usia 1 hingga 6 tahun, anak sekolah dan remaja usia 7 hingga 17 tahun melalui sekolah, masyarakat usia dewasa 18 hingga 59 tahun, hingga kelompok lanjut usia berumur di atas 60 tahun.
Dinkes Subang Mendorong Berbagai Inovasi Pelayanan
Dalam pelaksanaannya, seluruh Puskesmas di Kabupaten Subang berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dinkes Subang juga mendorong berbagai inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah mengakses pemeriksaan kesehatan, baik melalui layanan di fasilitas kesehatan maupun program jemput bola di berbagai lokasi.
"Jenis pemeriksaan yang diberikan dalam Program CKG pun cukup lengkap. Masyarakat akan mendapatkan pemeriksaan status gizi melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan kesehatan mata dan telinga, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, skrining kesehatan jiwa, hingga deteksi dini anemia sesuai kelompok usia masing-masing," ungkapnya.
Selain pemeriksaan dasar, masyarakat juga dapat menjalani pemeriksaan tekanan darah, gula darah, serta deteksi dini berbagai penyakit, termasuk Tuberkulosis (TBC). Seluruh hasil pemeriksaan akan menjadi bagian dari data kesehatan masyarakat yang digunakan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan setiap individu secara berkelanjutan.
Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya gangguan kesehatan atau faktor risiko penyakit, peserta akan langsung mendapatkan tindak lanjut berupa pelayanan medis dan pengobatan secara gratis selama 15 hari pertama sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga terus mengintegrasikan Program CKG dengan berbagai upaya promotif dan preventif lainnya, termasuk percepatan penurunan angka stunting. Program tersebut melibatkan peran aktif orang tua, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga masyarakat agar kesehatan anak dapat dipantau sejak dini.
Meski dihadapkan pada sejumlah tantangan seperti keterbatasan anggaran serta masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
"Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat terus meningkat sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal dan kualitas hidup warga Kabupaten Subang semakin baik.," pungkasnya.(znl/ysp)
