Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waspada! Ini Kawasan Rawan Kebakaran di Subang Saat Musim Kemarau, Warga Diminta Lebih Hati-hati

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|12:00 WIB
Bagikan:
Waspada! Ini Kawasan Rawan Kebakaran di Subang Saat Musim Kemarau, Warga Diminta Lebih Hati-hati
Ilustrasi petugas BPBD Majalengka sedang berusaha memadamkan api dalam sebuah kebakaran lahan. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di tiga kabupaten di Jawa Barat dalam sehari, yakni Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Sukabumi pada Senin (27/7/2026)

SUBANG - Kawasan Rawan Kebakaran di Subang. Musim kemarau yang melanda Kabupaten Subang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran lahan, perkebunan, hingga tempat pembuangan akhir (TPA). Kondisi cuaca yang panas dan minimnya curah hujan membuat vegetasi mengering sehingga api lebih mudah muncul dan cepat menyebar.

Sejumlah wilayah di Subang bahkan masuk kategori kawasan rawan kebakaran setiap kali musim kemarau tiba. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Salah satu lokasi yang paling sering mengalami kebakaran adalah TPA Panembong. Tempat pembuangan sampah tersebut memiliki timbunan sampah yang telah mengering selama bertahun-tahun. Kondisi ini diperparah dengan adanya gas metana yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik.

Gas metana yang terperangkap di dalam timbunan sampah dapat memicu titik api dari bawah permukaan. Akibatnya, kebakaran di TPA tidak hanya terjadi di bagian atas, tetapi juga dapat muncul kembali meski api di permukaan telah dipadamkan.

Selain TPA Panembong, kawasan lahan perkebunan di sepanjang Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) juga menjadi daerah yang rawan terbakar. Hamparan ilalang dan semak kering di sekitar jalan tol sangat mudah terbakar, terutama ketika terkena percikan api atau puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kebakaran lahan di sekitar jalur tol kerap terjadi saat musim kemarau dan berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara akibat kepulan asap tebal.

Tak hanya itu, sejumlah kecamatan di Kabupaten Subang juga memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Wilayah tersebut meliputi Kalijati, Dawuan, Subang, Serangpanjang, Cibogo, Pagaden, dan Kasomalang.

Mayoritas wilayah tersebut memiliki area perkebunan, semak belukar, lahan kosong, hingga hutan yang mudah mengering ketika kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat api dapat merambat dengan cepat apabila muncul satu titik kebakaran.

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan meningkatnya kejadian kebakaran selama musim kemarau. Yang pertama adalah kondisi cuaca ekstrem dengan suhu tinggi dan kelembapan udara yang rendah sehingga ilalang, rumput, dan dedaunan menjadi sangat kering.

Faktor kedua berasal dari aktivitas manusia. Kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan, membuka lahan dengan cara dibakar, hingga membuang puntung rokok sembarangan masih menjadi penyebab dominan kebakaran lahan di berbagai daerah.

Di kawasan TPA, ancaman lain datang dari gas metana yang terbentuk secara alami dari pembusukan sampah organik. Gas ini sangat mudah terbakar dan dapat memicu kebakaran meski tanpa adanya api terbuka yang besar.

Untuk mengurangi risiko kebakaran, masyarakat diimbau tidak membakar sampah saat cuaca panas, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat munculnya titik api di lahan kosong, perkebunan, maupun kawasan hutan.

Kewaspadaan seluruh masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran meluas. Dengan langkah pencegahan sejak dini, potensi kerugian akibat kebakaran lahan dan sampah di Kabupaten Subang selama musim kemarau dapat diminimalkan.

Berita Terbaru

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang12 menit lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle1 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle2 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle3 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle4 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional5 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle5 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang6 jam lalu