Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perusahaan Diminta Bayar THR Paling Lambat 14 Hari Sebelum Lebaran

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:05 WIB
Bagikan:
Perusahaan Diminta Bayar THR Paling Lambat 14 Hari Sebelum Lebaran
BERI KETERANGAN: Kepala Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat, Yoppie Indrawan Iskandar di dampingi Kabid Hubungan Industrial dan Syarat Kerja Heni Asfahani. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan seluruh perusahaan wajib membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan yang mengabaikan kewajiban tersebut terancam sanksi dari pengawas ketenagakerjaan tingkat provinsi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat, Yoppie Indrawan Iskandar, menegaskan bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban yang telah diatur dalam serta tentang THR Keagamaan bagi pekerja. "THR wajib dibayarkan paling lambat 14 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri dan tidak boleh dicicil," tegas Yoppie saat di konfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pekerja dengan masa kerja minimal satu bulan secara terus menerus berhak menerima THR. Sementara bagi pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih, besaran THR diberikan sebesar satu bulan upah.

Adapun Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bandung Barat tahun 2026 tercatat sebesar Rp3.984.710, yang menjadi dasar perhitungan pembayaran bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun penuh.

Tak hanya itu, perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) tetap berkewajiban membayarkan THR apabila pekerja tersebut masih tercatat bekerja dalam kurun waktu 30 hari sebelum PHK dilakukan. "Selama dalam hitungan 30 hari sebelum PHK masih menjadi karyawan, maka hak THR tetap wajib diberikan," jelasnya.

Dalam hal pengawasan dan sanksi, Disnakertrans KBB lebih mengedepankan pembinaan serta memfasilitasi pengaduan pekerja. Sementara kewenangan pemberian sanksi administratif berada di tangan pengawas ketenagakerjaan provinsi.

Meski demikian, setiap tahunnya masih ditemukan perusahaan yang belum memenuhi kewajiban tersebut. Pada tahun 2025 lalu, Disnaker KBB menerima 11 aduan terkait THR dari total 86 perusahaan yang melaporkan pelaksanaan pembayaran THR.

Sebagian laporan bahkan berasal dari warga Bandung Barat yang bekerja di luar wilayah KBB. Pengaduan disampaikan baik secara langsung maupun melalui laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Untuk memastikan hak pekerja terlindungi, Disnakertrans KBB membuka posko pengaduan THR mulai 2 hingga 27 Maret 2026, baik secara tatap muka di kantor Disnakertrans maupun melalui website resmi posko THR Kemnaker. Langkah ini dilakukan guna memberikan ruang bagi pekerja yang merasa haknya belum dipenuhi oleh perusahaan.

Selain pekerja formal, perusahaan berbasis aplikasi seperti ojek online dan kurir juga diwajibkan memberikan Bonus Hari Raya (BHR).

Sesuai edaran Kementerian Ketenagakerjaan RI, BHR diberikan dalam bentuk uang tunai dengan besaran minimal 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir, dihitung berdasarkan masa kerja secara terus menerus.

Disnakertrans berharap seluruh perusahaan mematuhi aturan tersebut agar tidak menimbulkan sengketa hubungan industrial menjelang Hari Raya. "Pemerintah hadir untuk melindungi pekerja. Kami harap perusahaan menjalankan kewajibannya sesuai aturan," pungkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat7 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang7 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang8 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang8 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang8 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang8 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang8 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang8 jam lalu