Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bertemu Pimpinan Ponpes se-Jabar, Syaikhu Ungkap Peran Penting Pemerintah untuk Pesantren

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|21:27 WIB
Bagikan:
Bertemu Pimpinan Ponpes se-Jabar, Syaikhu Ungkap Peran Penting Pemerintah untuk Pesantren
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu bersilaturahmi dengan para pimpinan pondok pesantren (Ponpes) se-Jabar, Rabu (9/10).

PASUNDAN EKSPRES - BANDUNG - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu bersilaturahmi dengan para pimpinan pondok pesantren (Ponpes) se-Jabar yang tergabung dalam Majelis Pesantren dan Mahad Dakwah Indonesia (MAPADI) di Jalan Maribaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (9/10/2024).

Di hadapan para pimpinan ponpes, Ahmad Syaikhu berkomitmen untuk melanjutkan program unggulan mantan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan (Aher). Salah satunya adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan kobong.

"Kalau Allah takdirkan menjadi gubernur, saya kira kita ikhtiar saja untuk melanjutkan program-program Kang Aher pada saat beliau memimpin itu belum semuanya juga tuntas, program RKB, kobong dan sebagainya, yang ini juga adalah menyangkut dunia pesantren," ucap Syaikhu dalam sambutannya.

Syaikhu memandang, tidak semua pesantren di Jabar bisa bertahan sendiri. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah sangat penting dalam mendukung pembinaan dan pendidikan dalam mencerdaskan anak bangsa.

BACA JUGA:Aher Pimpin Tim Pemenangan Jabar ASIH, Syaikhu-Ilham Optimistis Menang Pilgub Jabar

"Hari ini kalau pesantren dibiarkan mandiri seperti ini mungkin untuk sebagian kalangan sanggup dan bisa survive, tapi gak semua pesantren bisa melakukan itu," ungkapnya.

Dari hasil kunjungannya ke beberapa daerah, Syaikhu mendapati masih banyak pesantren-pesantren yang tidak memiliki sumber daya.

"Betapa banyak kondisi-kondisi pesantren yang mereka gak berbayar, mereka gak punya sumber daya, mereka ketawakalan aja, pokoknya bisa melakukan dakwah dan mereka ingin melanjutkan gurunya buka pesantren, ya jalan aja," jelasnya.

"Bagi santrinya juga gak ada tawaran yang berlebih, sekedar ikut belajar di situ aja juga udah memadai," lanjutnya.

BACA JUGA:Asih Mendapat Dukungan Paguyuban Keluarga Minang, Janjikan Kondusifitas Iklim Industri

Selain itu, Syaikhu juga melihat banyak bangunan pesantren yang kurang mendapatkan perawatan.

"Saya kira kita melihat pesantren yang masih kumuh," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Syaikhu menekankan pentingnya kehadiran pemerintah untuk pondok pesantren.

"Inilah yang perlu ada intervensi keterlibatan dari pemerintah, sehingga infrastruktur pesantren itu betul-betul infranstruktur yang layak untuk dijadikan belajar mengajar ini bisa dilaksanakan di sana," tandasnya.

Berita Terbaru

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional2 menit lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional10 menit lalu
Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Subang20 menit lalu
Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Jawa Barat23 menit lalu
ADVERTISEMENT
Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari Jadikan Pemuda Sebagai Garda Terdepan Untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari Jadikan Pemuda Sebagai Garda Terdepan Untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Opini27 menit lalu
Jadwal Resmi Piala Asia 2027 Dirilis Ulang, AFC Evaluasi Keamanan di Arab Saudi

Jadwal Resmi Piala Asia 2027 Dirilis Ulang, AFC Evaluasi Keamanan di Arab Saudi

Olahraga45 menit lalu
Prabowo Dorong BRIN Perkuat Riset Karhutla, dari Prediksi Kebakaran hingga Teknologi Pemadaman

Prabowo Dorong BRIN Perkuat Riset Karhutla, dari Prediksi Kebakaran hingga Teknologi Pemadaman

Nasional57 menit lalu
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Subang Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Subang Tekankan Pentingnya Karakter Generasi Muda

Headline1 jam lalu
Dewan Pakar BPIP, Dubes Djumala: Pakta Mekkah ke Iran Membuka Diplomasi de-eskalasi Perang

Dewan Pakar BPIP, Dubes Djumala: Pakta Mekkah ke Iran Membuka Diplomasi de-eskalasi Perang

Nasional1 jam lalu
Pemilu Israel: Blok Oposisi Unggul Tipis, Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan

Pemilu Israel: Blok Oposisi Unggul Tipis, Netanyahu Terancam Kehilangan Kekuasaan

Nasional1 jam lalu