Program Nyaah Ka Indung Hadir di Ciater, Lansia Dhuafa Terima Bantuan dari Zakat ASN Melalui BAZNAS

SUBANG- Kepedulian terhadap para lanjut usia (lansia) dhuafa terus diwujudkan melalui Program Nyaah Ka Indung, hasil kolaborasi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bersama BAZNAS Kabupaten Subang.
Program ini menjadi salah satu upaya menghadirkan perhatian nyata bagi masyarakat lanjut usia yang membutuhkan sekaligus memastikan manfaat zakat dapat dirasakan langsung oleh mereka yang berhak menerima.
Pada penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Yati, warga Kampung Ciater RT 004 RW 001, Desa Ciater, Kecamatan Ciater Pada Selasa (4/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Camat Ciater, Alex, sebagai pelaksana Program Nyaah Ka Indung di wilayah Kecamatan Ciater.
Camat Ciater, Alex, mengatakan Program Nyaah Ka Indung merupakan salah satu program sosial yang digagas Bupati Subang untuk memperkuat kepedulian terhadap para lansia, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, kehadiran pemerintah melalui program tersebut bukan hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan kasih sayang kepada para orang tua agar tetap merasa diperhatikan di usia senja.
Program Nyaah Ka Indung Bentuk Perhatian Pemerintah
"Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap para lansia yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan semangat bagi mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Subang yang dihimpun melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Dana tersebut kemudian disalurkan secara rutin setiap bulan kepada para penerima manfaat di berbagai kecamatan.
Melalui mekanisme tersebut, para camat memiliki peran untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga penyalurannya tepat sasaran.
Alex menilai, Program Nyaah Ka Indung menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran besar dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
"Setiap bulan dana yang berasal dari zakat ASN yang dititipkan melalui BAZNAS Kabupaten Subang disalurkan secara langsung kepada para penerima manfaat di masing-masing wilayah oleh para camat. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa zakat mampu menghadirkan kepedulian, memperkuat kebersamaan, serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia dhuafa," katanya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat, program ini juga diharapkan mampu memberikan dukungan moral sehingga para lansia tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan.
Pemerintah Kabupaten Subang bersama BAZNAS berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta tepat sasaran.
Alex berharap Program Nyaah Ka Indung dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak lansia dhuafa di berbagai wilayah Kabupaten Subang.
"Semoga Program Nyaah Ka Indung terus memberikan manfaat, menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima, serta menjadi ladang amal bagi seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Subang," pungkasnya.(hdi/ysp)
