Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Yayasan Karya Bakti Sagalaherang Gandeng Dinkes Gelar Pelatihan Penjamahan Makanan bagi Relawan SPPG

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:05 WIB
Bagikan:
Yayasan Karya Bakti Sagalaherang Gandeng Dinkes Gelar Pelatihan Penjamahan Makanan bagi Relawan SPPG
PELATIHAN: Yayasan Karya Bakti Sagalaherang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menggelar kegiatan pelatihan penjamahan makanan bagi relawan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Yayasan Karya Bakti Sagalaherang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menggelar kegiatan pelatihan penjamahan makanan bagi relawan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pelatihan yang berlangsung di D'Sultan pada Selasa (7/10/2025) ini diikuti oleh relawan dari dua dapur SPPG, yakni SPPG Subang Sagalaherang Kaler dan SPPG Darmaga Cisalak 001.

Kegiatan difokuskan pada peningkatan kesadaran akan pentingnya kebersihan, higienitas, serta penerapan standar keamanan pangan dalam proses pengolahan makanan.

Direktur Yayasan Karya Bakti, Gugum menjelaskan, pelatihan ini merupakan bagian dari persiapan untuk mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang menjadi syarat wajib bagi dapur MBG.

“Pelatihan ini kami adakan sebagai bagian dari syarat untuk mendapatkan SLHS. Semua relawan harus paham bagaimana memperlakukan bahan makanan, mulai dari datang, disimpan, diolah, hingga disajikan,” ujar Gugum.

Lebih lanjut, Gugum menegaskan bahwa higienitas harus dimulai dari diri setiap relawan.

“Dari mulai mandi, berpakaian bersih, sampai kebiasaan di toilet pun harus dijaga. Jadi bukan hanya soal makanan, tapi diri kita juga harus higienis. Semua prosedur ini diajarkan dan diawasi langsung oleh tim dari Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Selain praktik higienis, para relawan juga dibekali pengetahuan tentang jenis-jenis bakteri berbahaya seperti E. coli dan Salmonella yang dapat muncul akibat kelalaian dalam penanganan makanan dan air. Pelatihan ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kontaminasi yang membahayakan kesehatan penerima manfaat MBG.

Sementara itu, Iyan, salah satu mitra SPPG yang turut hadir, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk menjaga kualitas makanan yang didistribusikan kepada ribuan siswa dan ibu hamil penerima manfaat program MBG. Ia juga membagikan sejumlah tips dalam menjaga kualitas makanan di dapur.

“Pertama, setiap bahan baku diperiksa oleh satu orang Quality Control sebelum dimasak untuk memastikan kesegaran dan kebersihannya. Kedua, proses memasak dilakukan dua tahap, karena penerima manfaat berbeda waktunya — SD jam 9 pagi, sedangkan SMP dan SMA sekitar jam 11 sampai 12 siang,” jelas Iyan.

Ia menambahkan, waktu maksimal penyajian makanan tidak boleh lebih dari empat jam setelah proses masak selesai.

“Untuk menjaga kualitas, makanan tidak boleh disimpan terlalu lama. Kalau sayuran, pencuciannya wajib dengan air mengalir,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Karya Bakti berharap seluruh relawan semakin memahami pentingnya keamanan pangan serta menerapkannya di dapur masing-masing.

Gugum menegaskan, pelatihan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala agar program MBG berjalan sesuai standar dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Subang.

“Harapan kami, semua dapur SPPG di Subang bisa memenuhi standar higienis yang tinggi agar tidak ada kejadian yang tidak diinginkan. Kesehatan anak-anak penerima manfaat adalah prioritas utama,” tutupnya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline2 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu
Yayasan Karya Bakti Sagalaherang Gandeng Dinkes Gelar Pelatihan Penjamahan Makanan bagi Relawan SPPG | Pasundan Ekspres