Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korban Meninggal Longsor Cisarua Terima Santunan Rp25 Juta, Dedi Mulyadi Rencanakan Relokasi dan Penghijauan

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|13:35 WIB
Bagikan:
Korban Meninggal Longsor Cisarua Terima Santunan Rp25 Juta, Dedi Mulyadi Rencanakan Relokasi dan Penghijauan
Korban Meninggal akibat Longsor Cisarua Terima Santunan Rp25 Juta, Dedi Mulyadi Rencanakan Relokasi dan Penghijauan

PASUNDANEKSRES.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa penanganan korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dilakukan secara bertahap sesuai prosedur.

Setelah penyaluran santunan dan proses evakuasi selesai, pemerintah akan memprioritaskan relokasi warga serta rehabilitasi wilayah yang terdampak bencana.

"Jadi, Cisarua kita terus ya, dan hari ini kami akan mulai menggeser ke arah analisis yang mungkin terjadi di luar Cisarua. Kalau yang musibah Cisarua sudah jelas konsepnya kan, yang meninggal kami akan santuni Rp 25 juta terhadap ahli waris," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ditemui di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026).

Selain menyalurkan santunan, pemerintah turut menyiapkan program relokasi bagi warga yang rumahnya terdampak longsor. Sementara menunggu pelaksanaan relokasi, bantuan biaya hidup selama dua bulan telah diberikan kepada para korban.

"Rumah-rumahnya akan kami relokasi, biaya untuk hidup dua bulan sudah kami berikan, kemudian yang meninggal, yang terkubur terus dievakuasi, hari ini dicari," kata Dedi.

Dedi menyampaikan bahwa setelah proses evakuasi seluruh korban rampung, pemerintah akan segera melakukan penataan ulang kawasan terdampak.

Lokasi bekas longsor akan difungsikan kembali sebagai kawasan hijau guna meminimalkan risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

"Wilayah itu akan saya hutankan. Konsep untuk bangun rumahnya sesuai dengan lingkungan, tanahnya insya Allah kami penuhi," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak sebatas pada penanganan pascabencana semata. Pemerintah juga akan memperluas perhatian pada upaya pencegahan di wilayah lain yang memiliki potensi risiko serupa.

"Berikutnya adalah mencegah yang enggak boleh terjadi lagi di tempat lain," ucap Dedi.

Selain itu, Dedi turut menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap sistem peringatan dini bencana. Ia menilai kebiasaan mengabaikan peringatan justru meningkatkan risiko ketika bencana terjadi.

Dedi Mulyadi mencontohkan kejadian di wilayah lain, seperti Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, yang sebenarnya telah menunjukkan tanda-tanda kerawanan namun tidak mendapat perhatian serius.

Ia berharap penanganan bencana di Cisarua dapat menjadi pelajaran agar masyarakat dan pemerintah lebih sigap dan waspada sebelum bencana terjadi.

"Lebih baik menurut saya ribut sebelum kejadian daripada ribut setelah kejadian," tutur Dedi.

Berita Terbaru

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga8 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat38 menit lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang45 menit lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga46 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang1 jam lalu