Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polda Jabar Beri Klarifikasi Terkait Data 108 Korban Hilang Longsor Cisarua

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|14:05 WIB
Bagikan:
Polda Jabar Beri Klarifikasi Terkait Data 108 Korban Hilang Longsor Cisarua
Polda Jabar Beri Klarifikasi Terkait Data 108 Korban Hilang Longsor Cisarua

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepolisian Daerah Jawa Barat menyampaikan klarifikasi terkait beredarnya informasi tentang 108 orang yang disebut hilang akibat bencana longsor di Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/1).

Kepala Biro Operasi Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Areis La Ode Aries El Fathar, dalam keterangan di Bandung, Selasa, menjelaskan bahwa angka 108 tersebut bukan merupakan jumlah korban hilang, melainkan jumlah warga yang mendatangi pos Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses ante-mortem.

"Satu korban dapat diwakili oleh dua hingga tiga orang keluarga yang datang melapor. Oleh karena itu, jumlah pelapor tidak bisa dijadikan acuan jumlah korban hilang," ujarnya.

Ia menambahkan, kepolisian tetap membuka layanan bagi masyarakat yang ingin melapor meskipun tidak membawa identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga.

Terkait proses identifikasi korban, Areis menyebutkan bahwa sejak hari pertama bencana hingga Senin pukul 18.30 WIB, tim telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 20 kantong jenazah.

Saat ini, lanjutnya, terdapat 38 kantong jenazah yang berada di puskesmas, dengan 18 di antaranya masih dalam tahap identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

"Proses identifikasi masih terus berjalan dan akan dilanjutkan kembali besok," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Bandung, Ade Dian Permana, menyampaikan bahwa setelah menyerahkan 38 kantong jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, pihaknya tetap melanjutkan upaya pencarian terhadap puluhan warga yang masih diduga tertimbun material longsor.

"Jadi, total temuan pada hari pertama sampai hari ketiga itu 38 kantong jenazah," kata Ade.

Ia menegaskan bahwa data korban hilang bersifat dinamis, sehingga jumlahnya masih dapat mengalami penambahan maupun pengurangan seiring masuknya laporan terbaru.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menggunakan istilah evakuasi kantong jenazah, mengingat tidak seluruh kantong jenazah berada dalam kondisi utuh dan masih memerlukan proses identifikasi lanjutan untuk memastikan identitas serta mencegah terjadinya data ganda.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline6 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta8 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang8 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 jam lalu