Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fakta Mengejutkan! Beton Jadi Penyumbang Emisi Lebih Besar dari Pesawat?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|19:15 WIB
Bagikan:
Fakta Mengejutkan! Beton Jadi Penyumbang Emisi Lebih Besar dari Pesawat?
Fakta Mengejutkan! Beton Jadi Penyumbang Emisi Lebih Besar dari Pesawat?

PASUNDAN EKSPRES- Siapa yang nyangka kalau ternyata bangunan-bangunan di sekitar kita adalah salah satu penyebab utama masalah lingkungan?

Mungkin sebagian dari kita mikir masalah lingkungan cuma soal polusi udara, asap kendaraan, atau tumpukan sampah plastik.

Tapi ada satu yang sering banget luput dari perhatian bangunan!

Yap, bangunan yang kita pakai sehari-hari, dari rumah, gedung, jembatan, hingga bangku kafe skena, ternyata punya dampak besar buat bumi.

Bahkan, emisi yang dihasilkan dari proses pembuatan bangunan ini jauh lebih besar dibanding emisi dari semua penerbangan di dunia.

Kok bisa? Tersangka utamanya adalah beton, campuran air, pasir, bebatuan, dan semen.

Karena harganya murah dan gampang dibuat, beton jadi bahan paling sering dipakai di bumi, setelah air.

Tapi, proses produksi semen salah satu bahan utama beton jadi biang keladi krisis iklim.

Gimana nggak, kalau seluruh industri semen digabung, mereka bisa jadi penyumbang emisi terbesar ketiga di dunia setelah China dan Amerika Serikat!

Masalahnya makin rumit karena beton sudah jadi bagian penting dari sejarah manusia.

Dari zaman Yunani kuno hingga Romawi, manusia udah pakai beton buat membangun peradaban.

Jadi, nggak heran kalau sekarang seluruh dunia dipenuhi beton.

Setiap tahun, kita mengonsumsi miliaran ton beton, dan angka ini bakal terus naik karena populasi dan ekonomi terus berkembang.

Lalu, apa kita harus hancurin semua bangunan buat selamatin bumi? Tentu aja nggak.

Ada cara lain yang bisa kita lakuin buat ngurangin dampak lingkungan dari bangunan.

Misalnya, kita bisa bikin desain bangunan yang lebih ramping biar nggak butuh banyak beton.

Atau, kita bisa bikin produksi semen lebih ramah lingkungan. Bahkan, simpel aja dengan merawat bangunan yang udah ada biar nggak cepat rusak dan harus dibangun ulang.

Tapi nggak cuma beton, bahan lain kayak baja, aspal, bahkan kayu juga punya dampak negatif.

Jadi, solusinya bisa dengan bikin "bangunan hijau." Bukan bangunan yang dicat hijau, tapi bangunan yang efisien dalam penggunaan energi.

Contohnya, gedung di Zimbabwe yang desainnya meniru sarang rayap. Udara di dalam gedung itu bisa tetap adem tanpa banyak bantuan AC karena memanfaatkan ventilasi alami. Keren, kan?

Intinya, bangunan-bangunan yang kita anggap biasa aja ternyata menyimpan masalah besar.

Jadi, jangan pernah takut buat nanya atau kritis sama hal-hal yang kelihatan sepele. Stay aware and keep questioning everything!

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional10 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional45 menit lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang52 menit lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional1 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat1 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional1 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional2 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta3 jam lalu