Xiaomi Siapkan Tiga HP Redmi Baterai 10.000 mAh dengan Fast Charging 100W

PASUNDANEKSPRES.ID - Xiaomi kembali menjadi sorotan setelah muncul bocoran mengenai tiga HP Redmi terbaru yang akan membawa baterai berkapasitas jumbo hingga 10.000 mAh.
Kehadiran perangkat ini diprediksi bakal menjadi gebrakan baru di pasar smartphone, khususnya bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai untuk aktivitas harian maupun gaming.
Berdasarkan bocoran terbaru dari Digital Chat Station di platform Weibo, ketiga smartphone Redmi tersebut disebut akan menggunakan baterai berjenis single-cell atau sel tunggal.
Meski memiliki kapasitas yang sangat besar, Xiaomi tetap menyematkan dukungan fast charging kabel hingga 100W untuk menjaga proses pengisian daya tetap cepat dan efisien.
Redmi Note dan Redmi K Jadi Kandidat Utama
Baterai 10.000 mAh ini kabarnya akan hadir pada dua lini andalan Redmi, yaitu seri Redmi Note dan Redmi K. Kedua seri tersebut selama ini dikenal memiliki fokus berbeda, di mana Redmi Note menyasar pasar mainstream dengan fitur lengkap, sementara Redmi K lebih menitikberatkan pada performa tinggi.
Sebagai informasi, lini Redmi Note versi China sering kali hadir dengan spesifikasi berbeda dibanding model global. Selain itu, perangkat tersebut biasanya dirilis lebih awal sebelum masuk ke pasar internasional.
Di sisi lain, seri Redmi K memang dikenal sebagai lini eksklusif untuk pasar China. Meski demikian, beberapa perangkat Redmi K kerap hadir secara global dengan nama berbeda melalui sub-brand Poco.
Potensi Hadir Sebagai HP Poco Global
Pola rebranding yang selama ini dilakukan Xiaomi membuka peluang bahwa satu atau dua perangkat dengan baterai 10.000 mAh tersebut akan meluncur secara global menggunakan nama Poco.
Jika benar terealisasi, smartphone ini berpotensi menjadi salah satu HP dengan kapasitas baterai terbesar di pasaran. Kombinasi baterai besar dan fast charging 100W tentu menjadi nilai jual utama, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan perangkat tahan lama tanpa sering mengisi ulang daya.
Selain itu, gamer mobile juga diperkirakan akan menjadi target utama dari perangkat ini. Kapasitas baterai ekstra besar memungkinkan sesi bermain game lebih panjang tanpa khawatir cepat kehabisan daya.
Regulasi Uni Eropa Jadi Kendala
Namun demikian, penggunaan baterai single-cell berkapasitas besar disebut dapat menjadi hambatan untuk pemasaran di wilayah Uni Eropa. Hal ini disebabkan adanya regulasi tertentu yang berkaitan dengan standar keamanan perangkat elektronik di kawasan tersebut.
Walau begitu, pasar Asia diprediksi tetap menjadi wilayah utama untuk peluncuran perangkat Redmi terbaru ini.
Dikutip PASUNDAN EKSPRES dari Phone Arena, Rabu (29/4/2026), saat ini smartphone Xiaomi dengan baterai terbesar masih dipegang oleh Redmi Turbo 5 Max yang membawa baterai 9.000 mAh dan sudah mendukung teknologi fast charging 100W.
