Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

4 Fakta Puluhan Marinir Jadi Korban Longsor di Cisarua

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|19:00 WIB
Bagikan:
4 Fakta Puluhan Marinir Jadi Korban Longsor di Cisarua
Petugas melakukan pencarian korban longsor Cisarua yang menimbun rumah warga dan puluhan anggota Marinir. (Foto: DetikNews)

PASUNDANEKSPRES.ID - Peristiwa longsor melanda Kampung Pasir Kuning, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), yang mengakibatkan puluhan rumah tertimbun bersama warga setempat. Dalam kejadian tersebut, dilaporkan sebanyak 23 anggota Marinir turut menjadi korban tertimbun longsor di wilayah Cisarua.

Longsor diketahui terjadi pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum kejadian, kawasan tersebut diguyur hujan deras yang disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut.

"Kejadiannya sekitar jam 03.00 pagi, pusatnya di RT 05/11. Memang sudah dua hari ini hujan terus," kata Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, saat ditemui detikJabar, Sabtu (24/1).

Berdasarkan pendataan awal, disebutkan sekitar 30 rumah terdampak dan tertimbun material longsor. Hingga kini, pihak desa masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Untuk rumah yang tertimbun informasi awal ada 30, cuma kita masih terus pastikan. Kemudian kita masih belum bisa memastikan berapa korbannya ya," kata Nur Awaludin.

Berikut rangkuman sejumlah fakta terkait laporan puluhan Marinir yang tertimbun longsor dalam kejadian tersebut, sebagaimana dirangkum detikcom.

1. 23 Marinir Dilaporkan Tertimbun

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan bahwa sebanyak 23 anggota Marinir dilaporkan tertimbun longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Ia juga membenarkan bahwa anggota TNI termasuk pihak yang terdampak dalam bencana longsor tersebut.

"Saya menyampaikan terkait dengan kejadian bencana alam yang terjadi di Jawa Barat, di Desa Soreang. Memang terdapat 23 anggota marinir yang tertimbun longsor," kata Ali usai rapat kerja Komisi I DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

2. Empat Jenazah Marinir Telah Ditemukan

KSAL Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan bahwa hingga saat ini, empat anggota Marinir telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Ia menegaskan bahwa proses pencarian terhadap korban lainnya masih terus berlangsung.

"Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lain belum ditemukan, masih diadakan upaya pencarian terus," ujarnya.

3. Prajurit Berada di Cisarua untuk Kegiatan Latihan

Muhammad Ali menjelaskan bahwa 23 anggota Marinir yang menjadi korban longsor di Cisarua tersebut sedang berada di lokasi dalam rangka menjalani kegiatan latihan. Latihan tersebut merupakan bagian dari persiapan tugas pengamanan wilayah perbatasan.

"Karena mereka sedang melaksanakan latihan pratugas untuk dikirim ke melaksanakan pengamanan perbatasan RI-PNG (Papua Nugini), memang dilaksanakan latihan di sana," kata Ali seusai rapat bersama Komisi I DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

4. Proses Evakuasi Masih Terus Berlangsung

Ali menegaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi terhadap korban longsor masih terus dilakukan. Prajurit yang dinyatakan hilang akibat bencana di Cisarua hingga kini masih dalam tahap pencarian oleh tim gabungan.

"Saat ini sudah ditemukan baru empat personel dalam kondisi meninggal dunia dan lain belum ditemukan, masih diadakan upaya pencarian terus," ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini alat berat belum dapat menjangkau lokasi bencana. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang belum mendukung serta akses jalan menuju lokasi yang terbatas.

"Alat berat memang belum bisa masuk, karena kondisi cuaca dan jalan yang kecil. Tapi ini akan kita laksanakan pencarian dengan teknologi dengan drone dan thermal dan anjing pelacak," ujarnya.

(dbm)

Berita Terbaru

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga7 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat37 menit lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang44 menit lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga45 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional1 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang1 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang1 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang1 jam lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang1 jam lalu