Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Konflik Timur Tengah Bikin Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Jeddah

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|14:10 WIB
Bagikan:
Konflik Timur Tengah Bikin Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Jeddah
Jemaah umrah Indonesia menunggu kepastian penerbangan di Jeddah, Arab Saudi. (Foto: Harian Disway)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Jeddah akibat meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Rombongan jemaah yang berasal dari Yogyakarta dan Solo seharusnya pulang ke Indonesia pada Senin (2/3) dini hari waktu setempat. Namun penerbangan mereka mengalami penundaan hingga akhirnya dibatalkan.

Para jemaah kemudian dipindahkan ke hotel transit di Jeddah sambil menunggu jadwal penerbangan berikutnya.

Salah satu video yang beredar menunjukkan seorang jemaah asal Yogyakarta memberikan informasi mengenai kondisi rombongan yang tertahan di Arab Saudi.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah DIY memastikan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di Arab Saudi.

“Informasi bahwa ada jemaah kita yang tertunda penerbangannya karena ada eskalasi ini, cancel dan lain sebagainya, sudah ada tim yang mendampingi,” ujar perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah DIY.

Ia memastikan pemerintah akan memberikan pendampingan kepada para jemaah yang terdampak situasi tersebut.

“Insyaallah kantor haji nanti akan memberikan pendampingan terkait kesulitan-kesulitan dan mencari solusi terkait jemaah yang mengalami kesulitan yang ada di sana,” katanya.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah RI, sekitar 58.000 jemaah dilaporkan tertahan di Jeddah akibat gangguan penerbangan tersebut.

Di sisi lain, Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah menyiapkan berbagai skenario untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026 jika konflik di kawasan Timur Tengah terus meningkat.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah kemungkinan tidak memberangkatkan jemaah jika kondisi keamanan tidak memungkinkan.

“Kalau dari sisi paling aman tidak memberangkatkan haji karena eskalasinya tidak bisa diprediksi,” ujar salah satu anggota Komisi VIII DPR RI.

Namun opsi tersebut dinilai memiliki dampak besar bagi masyarakat dari sisi psikologis maupun keagamaan.

“Kalau tidak memberangkatkan haji itu dari sisi psikologis agama beragama mungkin agak berat,” katanya.

Selain itu, DPR juga meminta pemerintah menyiapkan alternatif jalur penerbangan agar perjalanan jemaah tetap aman.

“Tidak mungkin juga jemaah berlama-lama. Harus ada alternatif, misalnya penerbangan dibelokkan melalui Afrika atau jalur lain yang lebih aman,” ujarnya.

Pemerintah pun diminta memastikan dana yang telah dibayarkan jemaah tidak hilang apabila pemberangkatan harus ditunda atau dibatalkan.

Berita Terbaru

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional24 menit lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional27 menit lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang35 menit lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang37 menit lalu
ADVERTISEMENT
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang40 menit lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang44 menit lalu
DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

Purwakarta47 menit lalu
Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Subang49 menit lalu
Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Purwakarta51 menit lalu
Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Purwakarta1 jam lalu