Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hari Raya Diwali 2024: Festival Cahaya untuk Simbolkan Kemangan dan Kebaikan

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:32 WIB
Bagikan:
Hari Raya Diwali 2024: Festival Cahaya untuk Simbolkan Kemangan dan Kebaikan
Hari Raya Diwali 2024: Festival Cahaya untuk Simbolkan Kemangan dan Kebaikan (Image From: Pexels/RDNE Stock project)

PASUNDAN EKSPRES - Hari Raya Diwali yang jatuh pada 1 November 2024 ini merupakan perayaan yang dirayakan oleh jutaan umat Hindu, Jain, dan Sikh di seluruh dunia. 

Dilansir dari Wikipedia, Dipawali, juga dikenal sebagai Diwali atau Dīpāvali, adalah salah satu perayaan utama dalam agama Hindu yang dikenal sebagai "Festival Cahaya."

Hari Raya Diwali 2024: Festival Cahaya untuk Umat Hindu

Diperingati dengan lampu-lampu yang menerangi rumah dan jalan, Dipawali melambangkan kemenangan kebaikan (dharma) atas kejahatan (adharma) dan menyiratkan harapan dan kemanusiaan.

Makna Filosofis Diwali

Dipawali berasal dari kata Sanskerta "Dipavali," yang berarti "barisan cahaya." Filosofi Dipawali berpusat pada simbolisme cahaya yang menaklukkan kegelapan.

Diya, lampu tradisional yang sering dinyalakan selama perayaan, adalah simbol utama dalam perayaan ini. Kembang api juga turut menyemarakkan Dipawali, melambangkan sukacita dan kegembiraan.

Waktu Perayaan Diwali

Dalam kalender Hindu, Dipawali jatuh pada bulan Ashwayuja, biasanya bertepatan dengan bulan Oktober atau November dalam kalender Gregorian. Di Indonesia sendiri perayaan Diwali jatuh pada 1 November 2024, dan tidak menjadi bagian dari libur nasional.

Perayaan ini dimulai dengan Navratri, sebuah festival penghormatan bagi Dewi Durga yang berhasil mengalahkan iblis Mahisasura.

BACA JUGA: Hal Sepele yang Gak Boleh Dilakukan Saat Liburan ke Pantai, Perhatikan ya!

BACA JUGA: Daftar Perayaan 25 Desember Selain Hari Natal, Bisa Tebak?

Dua puluh hari sebelum Dipawali, perayaan lainnya seperti Dussehra, Vijayadashami, Dasara, dan Dhanteras berlangsung sebagai bagian dari rangkaian persiapan.

Dipawali tidak hanya penting bagi penganut Hindu tetapi juga bagi umat Jain dan Sikh. Dalam tradisi Jain,

Dipawali menandai dimulainya tahun baru, sementara bagi komunitas Sikh, festival ini adalah momen refleksi spiritual dan perayaan persaudaraan. Di setiap komunitas, Dipawali menjadi sarana mempererat hubungan keluarga dan sahabat.

Diwali di Indonesia

Di Indonesia, Dipawali dirayakan terutama oleh komunitas Hindu di Sumatera Utara dan Bali. Di beberapa kuil seperti Kuil Dewi Shri Mariamman di Medan, Kuil Durga Amman di Semarang, dan Pura Ida Betari Durga di Bali, Dipawali dirayakan dengan semarak, menampilkan berbagai ritual keagamaan yang membawa makna spiritual bagi penganutnya.

Nah, itulah mengenai Hari DIwali untuk seluruh umat Hindu di dunia yang jatuh pada 1 November 2024. 

(ipa)

Berita Terbaru

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional9 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional10 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang10 jam lalu
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang11 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle11 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang11 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang11 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional11 jam lalu
Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Kenapa Banyak yang Keracunan MBG tapi Belum Ada Tersangka? Ini Penjelasan Hukumnya

Nasional12 jam lalu