BPBD Subang Bersama Tagana Siapkan 2.000 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Banjir Ciasem

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Ciasem, Sabtu malam (24/1/2026).
Banjir merendam sejumlah dusun dan kampung di enam desa, yakni Desa Ciasem Tengah, Ciasem Baru, Dukuh, Jatibaru, Pinangsari, dan Ciasem Hilir. Genangan air menyebabkan ribuan warga membutuhkan bantuan makanan dan logistik darurat.
Ketua Tagana Subang, Jajang Abdul Muhaimin, mengatakan dapur umum dioperasikan sejak malam hingga dini hari untuk memastikan kebutuhan pangan warga terdampak terpenuhi.
“Sejak malam hari kami menyiapkan sekitar 2.000 porsi makanan bagi warga terdampak banjir Ciasem,” ujarnyakepada Pasundan Ekspres.
Berdasarkan data sementara Tagana Subang, banjir berdampak pada sekitar 2.128 rumah dengan 2.476 kepala keluarga. Ketinggian air bervariasi antara 1 hingga 1,5 meter.
Banjir dipicu curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus, diperparah oleh luapan Bendungan Cimacan, Sungai Ciasem, dan Sungai Cijengkol. Warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti masjid, musala, madrasah, dan rumah kerabat.
Jumlah pengungsi tercatat sekitar 1.801 jiwa. Kebutuhan mendesak warga meliputi sembako, makanan siap saji, alas tidur, selimut, obat-obatan, serta air bersih.
Camat Ciasem, Eza Zaithon, menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan lintas sektor, mulai dari BPBD, Tagana, Dinas Kesehatan, TNI/Polri, hingga relawan, untuk penanganan dan penanggulangan banjir.
Sementara itu, Kodim 0605/Subang turut menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Ciasem, Minggu (25/1/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Kasdim 0605/Subang, Mayor Arh Aep Saepudin, sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat terdampak bencana.
Kasdim menegaskan bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran TNI di tengah masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
“Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir,” ujarnya.
Selain distribusi bantuan, personel TNI bersama Polri, BPBD, aparatur desa, dan unsur terkait lainnya melakukan pemantauan wilayah rawan banjir, meninjau posko pengungsian, serta membantu penyaluran logistik berupa makanan, minuman, dan obat-obatan.
Dari unsur kepolisian, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono meninjau langsung lokasi banjir di Desa Ciasem Tengah, Dusun Wanajaya, Sabtu (24/1/2026). Ia memastikan kondisi warga serta proses penanganan darurat berjalan optimal.
Polres Subang juga melaksanakan trauma healing, khususnya bagi anak-anak dan warga yang terdampak secara psikologis akibat banjir. Selain itu, bantuan kemanusiaan berupa 1.000 pouch beras dan 1.000 dus mi instan turut disalurkan.
Hingga Minggu pagi, kondisi air di sebagian besar wilayah terdampak dilaporkan mulai surut, meski masih terdapat genangan di beberapa titik. Seluruh unsur terkait tetap bersiaga guna mengantisipasi potensi banjir susulan. (dan/znl/cdp/ded)
