Musim Mudik Tiba, Warung Dadakan di Jalur Pantura Mulai Ramai

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang arus mudik Lebaran, warung-warung dadakan mulai bermunculan di sepanjang Jalur Pantura Kabupaten Subang, Jawa Barat. Warung yang buka selama 24 jam tersebut menjadi alternatif tempat beristirahat bagi para pemudik yang melintas.
Salah seorang pedagang, Rahmat (45), warga Desa Jangga, Kecamatan Losarang, mengaku sengaja membuka warung dadakan sekitar sepekan sebelum Hari Raya Idulfitri untuk menyambut para pemudik yang melintas di jalur tersebut. Ia mengatakan, usaha musiman ini sudah dijalaninya selama beberapa tahun terakhir.
“Saya sudah sekitar enam tahun buka warung setiap musim mudik saja. Biasanya mulai buka seminggu sebelum Lebaran,” ujar Rahmat saat menata warung dadakannya, Minggu (15/3/2026).
Di warung tersebut, Rahmat menyediakan berbagai makanan ringan dan minuman bagi pemudik. Ia juga menyiapkan kursi serta tikar agar pengendara yang lelah bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Menurutnya, warung biasanya mulai ramai saat mendekati puncak arus mudik. “Biasanya mulai ramai sekitar H-3 Lebaran. Warung saya buka 24 jam untuk pemudik yang butuh istirahat,” katanya.
Namun, Rahmat mengaku hanya membuka warung saat arus mudik saja. Ia tidak berjualan ketika arus balik karena lokasi lapaknya berada di jalur dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
“Kalau arus balik tidak jualan. Mau buka warung di jalur seberang juga sulit karena jalannya banyak lubang dan cukup curam,” ujarnya.
Selain Rahmat, pedagang lain bernama Siti Aminah (40) juga memanfaatkan momen mudik Lebaran untuk berjualan di pinggir Jalur Pantura. Ia mengaku sudah lebih dari satu dekade membuka warung setiap musim mudik tiba.
