Satlantas Polres Subang Bakal Rekayasa Lalu Lintas Selama 3 Hari

PASUNDANEKSPRES.ID - Satlantas Polres Subang akan menerapkan rekayasa lalu lintas selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 15–17 Juli 2026. Hal itu seiring pelaksanaan pekerjaan pengangkatan PCU Girder Proyek Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di ruas Jalan Nasional Pamanukan–Sewo KM 146+500.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Subang, IPDA Yuda Nugraha menyampaikan, rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi antara PT WIKA-ADHI Joint Operation bersama Polres Subang dan sejumlah instansi terkait.
"Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada waktu dengan volume kendaraan paling rendah guna meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas," terangnya saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Senin (13/7/2026).
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pekerjaan pengangkatan girder akan dilaksanakan pada, Rabu, 15 Juli 2026 pukul 00.00–02.55 WIB. Kamis, 16 Juli 2026 pukul 00.00–04.15 WIB. Jumat, 17 Juli 2026 pukul 00.00–01.20 WIB. Di luar jam pelaksanaan pekerjaan tersebut, arus lalu lintas di ruas Jalan Nasional Pamanukan–Sewo akan kembali dibuka dan beroperasi secara normal.
Ia menjelaskan, selama proses erection atau pemasangan girder berlangsung, penutupan jalan akan diberlakukan secara buka-tutup. Setiap proses pemasangan satu girder diperkirakan memerlukan penutupan arus lalu lintas maksimal selama 40 menit.
"Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan sistem buka-tutup. Penutupan arus maksimal 40 menit untuk setiap pemasangan satu girder," jelasnya.
Satlantas Polres Subang Menerjunkan Personel Gabungan
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, Satlantas Polres Subang menerjunkan personel gabungan yang diperbantukan dari Polsek Pamanukan, Polsek Patokbeusi, dan Polsek Pusakanagara. Sedikitnya delapan personel ditempatkan di setiap titik pengamanan.
Rinciannya, dua personel ditempatkan di pos penutupan arah Jakarta, dua personel di pos penutupan arah Cirebon, dua personel di Simpang Pamanukan, serta dua personel lainnya di Simpang Sewo.
Selain personel kepolisian, pengamanan juga melibatkan Dinas Perhubungan dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya guna memastikan rekayasa lalu lintas berjalan aman dan tertib.
"Pihak PT Wika dan Satlantas Polres Subang juga telah menyiapkan jalur alternatif khusus bagi kendaraan bertonase besar dengan mengarahkan kendaraan melalui jalan tol selama pekerjaan berlangsung," kata Yuda.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, Yuda menyampaikan, dua unit kendaraan patroli mobile akan disiagakan untuk memantau kondisi lalu lintas dan merespons cepat apabila terjadi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi proyek.
Yuda berharap seluruh rangkaian pekerjaan pengangkatan girder dapat berjalan sesuai rencana tanpa menimbulkan gangguan berarti terhadap aktivitas masyarakat.
"Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan masyarakat dapat mengikuti arahan petugas selama rekayasa lalu lintas berlangsung," pungkasnya.(cdp/sep)
