Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SLB Negeri Trituna Subang kini Mulai Merasakan Manfaat Penggunaan Interactive Flat Panel

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|06:00 WIB
Bagikan:
SLB Negeri Trituna Subang kini Mulai Merasakan Manfaat Penggunaan Interactive Flat Panel
Proses belajar mengajar di SLB Negeri Trituna Subang dengan menggunakan teknologi Interactive Flat Panel (IFP).(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDAN EKSPRES.ID - SLB Negeri Trituna Subang kini merasakan manfaat penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran interaktif di kelas.

Perangkat canggih ini merupakan layar sentuh multifungsi yang menggabungkan papan tulis digital, komputer, dan monitor dalam satu alat, didistribusikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mendukung digitalisasi pendidikan.

Melalui IFP, proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif dan menarik. Guru serta siswa dapat menulis, menggambar, dan berinteraksi langsung dengan berbagai konten digital maupun aplikasi edukasi.

Guru SLB Negeri Trituna, Edwin Waliudin, mengatakan hadirnya teknologi ini memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan minat belajar siswa penyandang disabilitas.

“IFP mendukung proses pembelajaran anak menjadi lebih menarik dan mudah diakses,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Sementara itu, salah satu siswa, Irfan, mengaku pembelajaran terasa lebih jelas dan menyenangkan, terutama saat belajar mata pelajaran favoritnya, matematika.

Nada serupa disampaikan Raka, siswa tunanetra kelas X. Ia mengaku terbantu dengan fitur talkback yang tersedia pada perangkat tersebut.

“Talkback itu panduan suara untuk tunanetra. Jadi belajar lebih seru dan menarik. Dengan IFP, semua siswa, termasuk penyandang disabilitas, bisa ikut belajar dan punya kesempatan yang sama,” katanya.

Dikutip dari laman resmi Kemendikdasmen, pada tahun 2025 pemerintah menargetkan 27.843 satuan pendidikan di seluruh Indonesia menerima dukungan program digitalisasi pembelajaran.

Sasaran tersebut meliputi 14.451 SMK, 2.379 SLB, 10.506 PKBM, dan 507 SKB. Program ini menjadi langkah nyata Kemendikdasmen dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pemerataan akses teknologi pembelajaran di semua jenjang.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional36 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang1 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional1 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat2 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional2 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional3 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta3 jam lalu