Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Koperasi Merah Putih di Perbukitan

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:09 WIB
Bagikan:
Viral Koperasi Merah Putih di Perbukitan
MENYITA PERHATIAN: Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Masigit, Cipatat menyita perhatian publik karena lokasinya dianggap di tengah hutan.  Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT – Koperasi Merah Putih di perbukitan menjadi sorotan setelah sebuah video yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), viral di media sosial. Lokasi pembangunan koperasi tersebut dinilai sebagian warganet kurang strategis karena terkesan berada di tengah hutan.

Dalam video yang beredar, bangunan koperasi tampak dikelilingi semak belukar, rumpun bambu, serta berada di kawasan perbukitan karst. Kondisi itu memunculkan anggapan bahwa koperasi dibangun di lokasi yang sulit dijangkau dan jauh dari aktivitas masyarakat.

Tak sedikit warganet mempertanyakan alasan pemilihan lokasi tersebut. Apalagi di belakang bangunan terlihat tebing karst yang menjulang dengan formasi batuan purba khas kawasan Gunung Masigit. Saat musim kemarau, kawasan itu juga dikenal cukup berdebu akibat kondisi permukaan tanah yang kering serta aktivitas pengolahan batu kapur di sekitarnya.

Menelusuri informasi yang beredar, Pasundan Ekspres mendatangi langsung lokasi pada Senin (6/7/2026). Bangunan Koperasi Desa Merah Putih itu berada di Kampung Girimulya, RT 02 RW 09, Desa Gunung Masigit, tepatnya di kawasan wisata Stone Garden dan Indiana Camp yang berada di kaki Gunung Masigit.

Dari hasil pantauan di lapangan, bangunan tersebut bukan berada di tengah hutan seperti yang tergambar dalam video viral. Gudang koperasi dibangun di area parkir objek wisata Indiana Camp dan Stone Garden dengan jarak sekitar 500 meter dari Jalan Raya Padalarang–Cianjur. Akses menuju lokasi memang masih berupa jalan berbatu sehingga kendaraan harus melaju dengan kecepatan rendah. Namun, lokasi itu hanya berjarak sekitar 100 meter dari permukiman warga.

Bangunan gudang berukuran sekitar 20 x 30 meter tersebut juga masih dalam tahap penyelesaian. Sejumlah pekerjaan akhir masih dilakukan, di antaranya pemasangan rolling door, penyelesaian bagian depan bangunan, serta penataan interior untuk kebutuhan penyimpanan dan display produk yang nantinya akan dipasarkan melalui koperasi.

Salah seorang warga Kampung Girimulya, Mimin (36), mengatakan video yang beredar di media sosial tidak sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Menurutnya, lokasi koperasi memang berada di kawasan wisata yang dikelilingi perbukitan dan pepohonan, tetapi bukan berarti berada di tengah hutan yang jauh dari permukiman.

"Ini bukan di tengah hutan. Dekat perkampungan, cuma memang lokasinya dekat tempat wisata Stone Garden," kata Mimin saat ditemui.

Mimin mengaku secara pribadi mendukung pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di wilayahnya. Ia meyakini penentuan lokasi tersebut bukan diputuskan secara sepihak, melainkan telah melalui proses musyawarah bersama berbagai pihak di desa.

"Kalau untuk tempat pribadi mah setuju aja. Kan mungkin ini bukan pilihan satu dua orang juga, mungkin ini hasil musyawarah," ujarnya.

Meski demikian, ia berharap keberadaan koperasi nantinya benar-benar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, koperasi harus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi warga, bukan justru mematikan usaha kecil yang telah lebih dulu beroperasi.

"Harapannya jangan sampai keberadaan koperasi malah berdampak ke pedagang warung kecil yang sudah ada. Mudah-mudahan justru bisa saling mendukung dan meningkatkan ekonomi warga," katanya.

Diketahui, Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu program yang disiapkan pemerintah untuk memperkuat perekonomian desa melalui penyediaan berbagai kebutuhan masyarakat, pemasaran produk lokal, hingga pengembangan usaha berbasis potensi desa.(ijr/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta8 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang8 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 jam lalu