Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PP IDI Imbau Hormati Proses Penyelidikan Terkait Kasus Mahasiswi PPDS Undip Bunuh Diri

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:28 WIB
Bagikan:
PP IDI Imbau Hormati Proses Penyelidikan Terkait Kasus Mahasiswi PPDS Undip Bunuh Diri
PP IDI Imbau Hormati Proses Penyelidikan Terkait Kasus Mahasiswi PPDS Undip Bunuh Diri. (Foto: X @/bambangsuling11)

PASUNDAN EKSPRES - Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Indonesia (PP IDI) Dr. dr. Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT menegaskan pihaknya menghormati proses penyelidikan terkait kasus mahasiswi PPDS Undip diduga bunuh diri.

Seorang mahasiswi PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) bernama dr. Aulia Risma Lestari ditemukan meninggal di kamar kosnya pada Senin (12/8).

Adapun dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Kariadi itu diduga bunuh diri akibat mengalami perundungan dari seniornya selama mengikuti PPDS.

BACA JUGA:Polisi Autopsi Penyebab Kematian Mayat Tanpa Identitas di Blanakan Subang

Hal ini terungkap saat polisi menemukan buku catatan hariannya yang menceritakan bahwa korban mengalami masa sulit selama menjadi mahasiswa kedokteran serta menyinggung urusan dengan seniornya.

Kabar mahasiswi PPDS Undip diduga bunuh diri ini langsung viral di media sosial setelah sebuah akun mengatakan bahwa pihak PPDS Anestesi Undip berusaha menutupi kasus ini.

Menanggapi kasus ini, Ketua PP IDI Dr. dr. Muhammad Adib Khumaidi, Sp.OT buka suara terkait kematian mahasiswi PPDS Undip bernama dr. Aulia Risma Lestari itu.

BACA JUGA:Ikuti Kegiatan Kemah Pramuka, Siswa SD Kalapa Dua Cibogo Subang Meninggal, Ini Sebabnya

Adib menegaskan bahwa pihaknya menghormati proses penyelidikan yang saat ini masih berlangsung.

"Kami dari pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia menghormati proses penyelidikan yang saat ini masih berlangsung oleh aparat hukum, baik itu proses yang dilakukan oleh rumah sakit pendidikan dan institusi pendidikan," ucap Adib dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip dari Disway, Jumat (16/8).

Kendati demikian, Kementerian Kesehatan juga ikut turun tangan untuk menginvestigasi kasus yang sedang berlangsung bersama kepolisian.

BACA JUGA:Metro TV Sebut Gregoria Mariska Raih Medali Perunggu Hasil Giveaway, Netizen Murka hingga Sampaikan Permintaan Maaf

"Kami dari PP IDI juga mengimbau kepada masyarakat, kepada semuanya agar menghormati proses penyelidikan yang saat ini berlangsung," ujarnya.

PP IDI juga menyoroti pentingnya dukungan kesehatan mental peserta didik program pendidikan dokter dan dokter spesialis.

"Kami juga mendorong pembentukan crisis trauma center untuk mengevaluasi kesehatan mental secara periodik peserta pendidikan dokter dan dokter spesialis di institusi pendidikan kedokteran dan juga rumah sakit pendidikan," tambahnya.

Atas kejadian ini, Kemenkes mengirim surat berisi pemberhentian program studi anestesi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Diponegoro Semarang. (inm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu