Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ramai-ramai Keluarga Jokowi Maju Pilkada, Mahfud MD: Nggak Ada Aturan yang Melarang

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:58 WIB
Bagikan:
Ramai-ramai Keluarga Jokowi Maju Pilkada, Mahfud MD: Nggak Ada Aturan yang Melarang
Respon Mahfud MD tentang Keluarga Jokowi Maju Pilkada. (Sumber Foto: dok.istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Mahfud MD, mantan Menokopolhukam memberikan responsnya terkait ramainya beredar kabar mengenai ramai-ramai keluarga Jokowi maju Pilkada tahun ini.

Ya, anak dan menantu Jokowi yakni Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution diisukan akan maju pada Pilkada 2024 yang akan digelar pada November tahun ini.

Meskipun Kaesang Pangarep 'hilal'-nya belum jelas akan mencalonkan ke mana, namun menantu Jokowi yakni Bobby Nasution sudah diusung oleh Golkar untuk maju di Pilgub Sumatera Utara 2024 dan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartanto pun sudah menyerahkan surat dukungan tersebut.

BACA JUGA:Kata Jusuf Hamka Usai Bertemu dengan Mahfud MD Bahas Utang Negara

BACA JUGA:Mahfud MD Mengingatkan: Pentingnya Mempertahankan Supremasi Hukum

Bobby Nasution telah mengantongi dukunga dari lima partai politik termasuk Golkar dan Koaliasi Indonesia Maju (KIM).

Di samping majunya mantu Jokowi ini, perihal pencalonan anak bungsu Jokowi ini pun mengundang banyak komentar dan reaksi dari berbagai pihak karena adanya 'penyelamatan' Kaesang oleh puusan MA untuk maju Pilkada ini.

Mengutip dari Pikiran Rakyat, majunya keluarga Jokowi ini dikabarkan ingin meneruskan Gibran Rakabuming Raka yang sukses dalam Pilpres 2024 yang diadakan bulan Februari lalu.

BACA JUGA:Putusan MA Soal Usia Kepala Daerah Dikritik Mahfud MD: Tidak Perlu Dilaksanakan

BACA JUGA:PDIP Ajukan Gugatan Sengketa Pemilu 2024, Mahfud MD Buka Suara

Berkaitan dengan hal ini, Mahfud MD selaku mantan Menkopulhukam dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pimpinan Jokowi dan Ma'ruf Amin pun memberikan responnya.

"Anak saudara nggak ada aturan yang melarang. Namu, harus ada bimbingan moral, pencalonan harus berdasarkan moralitas dan kualitas," jelas Mahfud MD dikutip dari Pikiran Rakyat.

Selain itu, Mahfud MD juga berpendapat berkaitan tentang penilaian moral, "Terkait moral itu jelek atau tidaknya kesimpulannya ada di masyarakat. Kalau menurut aturan, itu semuanya boleh menjadi calon," sambungnya.

(pm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline1 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat2 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta2 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle3 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang3 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta3 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta3 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang3 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang3 jam lalu