Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Yunani Susul Negara Eropa Lain Larang Ponsel di Sekolah

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|09:50 WIB
Bagikan:
Yunani Susul Negara Eropa Lain Larang Ponsel di Sekolah
Ilustrasi siswa sekolah (dok.pexels.com/Max Fischer)

PASUNDAN EKSPRES - Negara di Eropa Tenggara yang memiliki warisan sejarah sangat kaya yaitu Yunani, baru-baru ini mengumumkan aturan baru yang melarang siswanya menggunakan ponsel di sekolah mulai September tahun ini. 

Menurut kabar yang beredar di media sosial, Siswa tersebut akan diminta untuk menyimpan ponsel mereka ke dalam tas selama jam perjalanan berlangsung. 

BACA JUGA:Jadi Tersangka! Mantan Presiden Korea Selatan Bantu Menantu Dapat Jabatan di Maskapai Penerbangan

Peraturan Yunani bakal larang ponsel di sekolah itu diumumkan setelah pertemuan antara Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis dan Menteri Pendidikan, Kyriakos Pierrakakis. 

"Siswa dapat membawa ponsel mereka ke sekolah, tetapi mereka harus menyimpannya di tas sekolah mereka selama hari sekolah," kata Mitsotakis pada Euro News, dikutip Minggu (1/9/2024).

BACA JUGA:UNICEF Merilis Tender Darurat untuk Vaksin Mpox atau Cacar Monyet

Berdasarkan aturan baru, siswa yang ketahuan tidak mematuhi akan dikeluarkan dari sekolah selama satu hari. Keputusan larangan ponsel di sekolah Yunani berangkat dari terganggunya proses belajar mengajar dikarenakan ketergantungan siswa menggunakan ponsel. 

Sementara dalam kasus pelanggaran berulang, guru memiliki wewenang untuk mengeluarkan siswa dari pelajaran selama beberapa hari. Kemudian, siapa pun yang merekam teman sekelas atau guru mereka tanpa izin dapat dikeluarkan dari sekolah.

BACA JUGA:Protes Besar-besaran Melanda Israel, 500.000 Orang Unjuk Rasa

"Kami tidak selalu mengharapkan kepatuhan 100% sejak hari pertama, tetapi kami ingin anak-anak, orang tua, dan pendidik mereka memahami pentingnya siswa untuk sepenuhnya berfokus pada proses pendidikan di sekolah," kata Mitsotakis.

Peraturan tersebut merupakan perpanjangan dari peraturan baru yang diumumkan menteri pendidikan Kyriakos Pierrakakis pada bulan Maret. Aturan tersebut menyebabkan siswa dikeluarkan karena merekam teman sekelas dan mengejek mereka secara daring.

(nym) 

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional8 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu